Popular Post

Tips Kecantikan Warisan Cleopatra Jadi Referensi Selebritis Hollywood


Tips Kecantikan Warisan Cleopatra Jadi Referensi Selebritis Hollywood. Ternyata resep kecantikan wanita mesir masih turun temurun dan dipakai oleh banyak wanita. Tidak ketinggalan, selebriti Hollywood seperti Madonna, Kate Hudson dan Emily Blunt merupakan beberapa selebriti papan atas yang juga masih mempercayai khasiat kecantikan dari ratu Cleopatra itu.

Selebritis Hollywood

Seperti dikutip dailymail, salah satu bahan unggulan yang dipakai untuk mempercantik kulit adalah minyak zaitun. Minyak berkhasiat tersebut dapat memberikan kemilau sehat pada kulit dan menjadikan kulit lebih lembab.

Selain minyak zaitun, wanita mesir juga kerap melakukan ritual mandi madu. Kandungan madu yang kaya antioksidan, dipercaya dapat melawan penuaan. Madu juga kaya protein yang dapat melembutkan kulit. Bahan kecantikan lainnya warisan sang ratu Cleopatra adalah royal jelly. Royal jelly merupakan susu yang dihasilkan oleh lebah.

Mandi susu lebah pertama kali diperkenalkan oleh Cleopatra. Sampai saat ini mandi susu walaupun bukan menggunakan royal jelly masih sering dilakukan oleh wanita modern bahkan para selebriti Hollywood. Mandi susu membuat kulit lebih lembut, cerah dan bercahaya karena susu mengandung AHA yang membantu mengangkat sel kulit mati.

Rahasia kecantikan wanita mesir lainnya yang masih eksis hingga saat ini adalah garam laut mati yang bisa dicampurkan saat mandi susu. Mineral murni yang terkandung dalam garam laut mati dapat menghilangkan penyakit kulit dan juga melembutkan kulit. [walipop]

kegemukan (Obesitas) Bikin Otak Menciut


Obesitas Bikin Otak Menciut. Ini adalah peringatan bagi mereka yang merasa badannya semakin "melar" atau lingkar perutnya terus "membengkak". Hasil temuan terbaru para ahli di Amerika mengungkapkan, lingkar perut yang besar dapat membuat otak Anda menciut!

Obesitas
"Kegemukan atau obesitas memang berkaitan erat dengan meningkatnya risiko mengidap diabetes tipe 2, yang juga berhubungan dengan gangguan pada kemampuan kognitif," ungkap Antonio Convit, peneliti dari New York University School of Medicine.

Dalam studinya, Convit ingin memastikan apakah obesitas juga memiliki dampak langsung terhadap struktur fisik dari otak manusia.

Sebagai bagian dari risetnya, ia menggunakan metode pencitraan magnetic resonance imaging (MRI) untuk membandingkan otak 44 relawan yang mengalami obesitas dengan 19 relawan berbadan langsing. Relawan yang dilibatkan dalam studi ini memiliki usia dan latar belakang yang sama.

Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang mengalami obesitas memiliki cairan yang lebih banyak pada daerah amygdala—bagian otak yang terlibat dalam perilaku makan. Riset juga menunjukkan ukuran orbitofrontal cortices yang lebih kecil pada relawan berlingkar perut besar. Bagian orbitofrontal cortices berperan penting untuk mengendalikan impuls serta ikut berperan dalam perilaku makan.

"Hal itu berarti bahwa hanya sedikit saja sel-sel neuron (pada relawan berobesitas), atau sel-sel neuron itu menciut," ujar Convit seperti dikutip New Scientist.

Diabetes dan Gangguan Kognitif

Berdasarkan literatur kesehatan, insulin—yang berfungsi mengatur metabolisme karbohidrat dan lemak dalam tubuh—juga bertugas mengontrol suplai dopamin kepada otak. Dopamin adalah zat neurotransmiter yang dibutuhkan otak untuk memusatkan perhatian, penghargaan, dan aktivitas motorik.

Kurangnya insulin dapat mengganggu aktivitas dopamin yang berujung pada gangguan pada otak seperti depresi, penyakit parkinson, schizophrenia, dan attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Studi-studi yang berkembang saat ini menegaskan bahwa mengubah faktor gaya hidup, khususnya melakukan olahraga secara teratur, mungkin menjadi cara yang efektif untuk meredam risiko gangguan otak pada usia lanjut. [health.kompas]