Popular Post

Sifat Cowok Berdasarkan Bulan Kelahirannya



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9bv_6cZ2oHF0KizNGW_LipIsh5PBvdCWM-JglPCtLtSvnHisbOjHBN2eP8AwZKvtZfjE5wbH3NLVGr3Ujxwx3KRdtHlMpkU51o4dMFjZEuSWgGikz9JFXYBDO4KEgXDsKN522jEUKn9c/s400/compile.jpg

Lelaki yang lahir dibulan Januari, karakter yang biasa menonjol adalah mudah sekali jatuh cinta tapi tidak mudah melupakan cintanya apabila dikhianati. Lelaki ini termasuk seorang yang romantis, tetapi kesulitan saat mengungkapkan perasaannya. Karena mereka biasanya pemalu dan mudah cemburu. Kecemburuan inilah yang seringkali membuat hubungan cintanya menjadi berakhir.

Lelaki lahir di bulan Februari, biasanya memiliki pemikiran yang abstrak, cerdas, temperamental, mood sering berubah-ubah, terkadang rendah diri, pemalu, sederhana, terlalu sensitif dan mudah sakit hati. Tapi lelaki ini memiliki keberanian yang tinggi dan keras kepala. Mereka juga tidak menyukai hal-hal yang dianggap tidak penting. Selain itu, mereka memiliki tekad yang kuat, cenderung ambisius apabila memiliki impian atau keinginan dan berusaha untuk mendapatkannya dengan segala cara.

Bulan Maret, biasanya lelaki ini memiliki aura yang menarik simpati lawan jenis. Sifat menonjol lainnya adalah pemalu, pecemburu dan sangat bergantung pada pasangan. Ia juga penuh tuntutan dan banyak maunya.

Lelaki April, memang sangat sulit membuka pintu hatinya di saat hatinya tengah terluka dan disakiti. Mereka memiliki pandangan bahwa lebih baik memendam perasaan daripada menerima penolakan. Jiwanya sangat jauh dari romantis, tapi lelaki ini sangat setia pada pasangannya.

Untuk lelaki Mei, biasanya mereka sangat menghargai kejujuran lebih dari apapun. Memang lelaki Mei sangat mudah jatuh cinta, apalagi mengetahui perempuan itu bisa mengerti jiwanya yang senang berkhayal. Mereka memang lawan bicara yang menyenangkan, tapi saat bersama pasangan, dia suka mengatur.

Kelahiran Juni, lelaki ini sangat pemilih dan sangat brand minded. Karena memang mereka memiliki selera yang sangat tinggi. Emosinya mudah meledak sehingga sering melakukan aksi berdiam diri dan moodnya mudah berubah. Kebaikan hatinya bisa dipengaruhi dengan sesuatu hal yang dianggapnya cukup menyakinkan. Meskipun memiliki banyak ide tapi keraguan selalu menyelimuti pikirannya.

Lelaki yang lahir bulan Juli, biasanya mereka sangat senang berada disamping sang kekasih. Mereka selalu mengatakan yang sejujurnya, sensitif tapi mudah memaafkan seseorang. Mudah terpancing oleh sesuatu hal yang berkaitan dengan perasaannya, tapi mereka seorang pendengar yang baik.

Bagi lelaki Agustus, karakter aslinya senang memimpin dan selalu menonjol didepan teman-temannya. Mereka memiliki jiwa penuh kasih dan penyayang. Lelaki ini memiliki tipe romantis, pintar memperlakukan perempuan sehingga lebih cenderung senang membual. Perasaannya sangat halus atau sensitif. Hal yang paling menonjol adalah mereka senang sekali berkeluh kesah pada orang lain, tanpa harus dipertanyakan.

Lelaki September, pandai membujuk, berkompromi, bersikap tegas, pendiam tapi pintar berbicara. Mereka sangat jarang menunjukkan emosinya sehingga lebih cenderung menyembunyikan perasaannya. Lelaki ini juga memiliki ingatan yang kuat dan tipe orang pemikir. Sehingga kesalahan sekecil apapun, tetap akan diingatnya. Mereka juga sangat pemilih, tidak sembarangan memilih pasangan dan doyan mengkritik. Menyukai olahraga, bertualang dan bersantai.

Apabila lelaki lahir di Oktober, maka mereka termasuk komunikator ulung dan senang berbincang karena memang tutur bahasanya halus dan simpatik. Tidak suka berbelit-belit. Ia tidak pandai berbohong dan kurang bisa berpura-pura. Memiliki temperamen buruk, egois. Sangat terpengaruh dengan pendapat pribadi dan cenderung masa bodoh dengan pendapat orang lain. Cepat mengambil keputusan dan salah satu kelebihannya, ia berbakat menjadi peramal hebat karena instingnya sangat kuat.

Lahir di bulan November, biasanya lelaki ini memiliki pemikiran jauh ke depan, unik dan cerdas. Ia memiliki ide-ide yang luar biasa. Pemikirannya tajam dan selalu ingin tahu. Pendiriannya kuat dan pendendam. Ia jarang sekali marah, kecuali jika terpaksa. Memiliki cinta yang teramat dalam dan sabar. Ciri menonjol darinya bertubuh kuat dan selalu bersemangat.

Sedangkan lelaki yang lahir Desember, mereka memiliki sifat yang setia, murah hati, kurang sabar dan terburu-buru. Mudah jatuh cinta dan tergesa-gesa dalam berhubungan. Memiliki ketergantungan yang tinggi pada pasangan. Mudah marah tapi juga suka bercanda. Pada dasarnya ia memiliki sense of humor yang bagus. Pribadi yang menyenangkan, suka bersosialisasi dan tidak suka berada dalam situasi terkekang. Benarkah hal itu, anda silakan perhatian melalui gerak geriknya.


source: :http://stephanloe.blogspot.com/2009/11/lelaki-berdasarkan-bulan-kelahiran.html

Saat Maut Menjemput Penderita HIV Menjelang Hari AIDS

Menjelang peringatan hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember besok,, seorang pasien pengidap HIV/AIDS menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Selasa (30/11/2010). Korban yang merupakan seorang pria berusia 47 tahun ini telah dirawat sejak tanggal 10 November lalu. Korban yang sudah mencapai tahapan AIDS itu tewas karena kekebalan tubuhnya sangat rendah dan rentan terserang berbagai penyakit.

Menghitung hari, saat AIDS sudah bersarang dalam tubuh penderita HIV

Menghitung hari, saat AIDS sudah bersarang dalam tubuh penderita HIV

Sebelum meninggal, korban menderita demam tinggi dan suhu tubuhnya tidak turun hingga ajal menjemputnya. Pria asal Buleleng ini langsung dibawa keluarganya untuk dimakamkan di kampung halaman. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan kasus HIV/AIDS di Bali sangat memprihatinkan, dan kini telah mencapai 7.000 orang pengidap virus ganas yang belum ditemukan obatnya ini. Tempat asal korban meninggal, Kabupaten Buleleng, merupakan wilayah demham kasus HIV/AIDS tertinggi kedua di Bali setelah Denpasar. Saat ini tercatat 799 orang mengidap HIV/AIDS di Buleleng, sementara di Denpasar mencapai 1.648 orang.

Tanggal 1 Desember ditetapkan sebagai Hari AIDS Sedunia. Konsep itu digagas pada pertemuan menteri kesehatan sedunia yang membahas program pencegahan AIDS pada 1988. Sejak saat itu, Hari AIDS mulai diperingati oleh pihak pemerintah, organisasi internasional dan yayasan amal di seluruh dunia.

Spekulasi tentang asal geografis HIV, tampaknya kita tidak mengetahui secara pasti dari mana asalnya. Bagaimanapun juga virus tersebut bukan buatan manusia. Virus terkadang dapat berkembang dari keadaan tidak berbahaya menjadi berbahaya, hal itu juga bisa terjadi sebelum HIV tersebar dengan cepat. Laporan UNDP, negara di Afrika yang paling parah terserang AIDS adalah Zambia. Sebanyak 16,5 persen populasi penduduk dewasanya terjangkit HIV.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa anak-anak yang dilahirkan di Zambia pada 1999 bisa berharap hidup hingga usia rata-rata 47,6 tahun. Diprediksikan, 12 tahun kemudian, yaitu 2011 atau satu tahun lagi, anak-anak yang dilahirkan di negara itu hanya bisa hidup hingga umur rata-rata 32,7 tahun.

Disusul negara Zimbabwe. Seperempat total penduduknya sudah terinfeksi HIV. Data lain menyebutkan, kawasan selatan Sahara Afrika merupakan kawasan dengan penderita AIDS terbanyak. Sekitar 30 persen penderita AIDS dunia berasal dari kawasan itu dan tiga perempat kematian di dunia akibat AIDS berasal dari kawasan itu.

Data terbaru PBB, saat ini sekitar 40 juta manusia di dunia terjangkit penyakit AIDS dan lebih dari 20 juta orang tewas akibat penyakit ini. Diprediksikan, sekitar 5,2 juta orang penderita AIDS adalah anak-anak dan setiap harinya 14.000 orang terinfeksi virus HIV. Bukti-bukti menunjukkan bahwa kemiskinan dan ketertinggalan pembangunan memiliki korelasi dengan peningkatan jumlah keterjangkitan AIDS.

Data menunjukkan bahwa 95 persen penderita AIDS berasal dari negara dunia ketiga yang sebagian besar di antara mereka tidak memiliki kemampuan untuk melakukan pencegahan atau menjalani pengobatan akibat kemiskinan. Sejak ditemukan pada 1981, HIV/AIDS sudah membunuh 20 juta jiwa dan menginveksi 60 juta yang lain. Hasil penelitian Rapid Assesment & Response (RAR) yang dilakukan di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Makasar, telah terjadi pergeseran paradigma dalam penularan HIV/AIDS, khususnya di kalangan remaja.

Anak-anak penderita HIV/AIDS yang tampung di pusat rehabilitasi AIDS Thailand

Anak-anak penderita HIV/AIDS yang tampung di pusat rehabilitasi AIDS Thailand

Semula penularan HIV/AIDS didominasi oleh hubungan seksual, terutama sexual behavior. Kemudian bergeser pada beberapa cara lain yang menyebabkan HIV dapat menyebar ke populasi umum, di antaranya melalui transfusi darah dan dari ibu dengan HIV positif kepada anaknya dalam kandungan atau segera sesudah lahir. Pemakai narkoba dan obat-obat terlarang terutama penggunaan jarum suntik.

Berdasarkan laporan KPA Kalsel, sampai Maret 2010 jumlah kasus HIV mencapai 118, dan AIDS 49 kasus/orang. Kabupaten Tanahbumbu merupakan wilayah tertinggi kasus HIV yakni 43 kasus dan AIDS 3 kasus, disusul Banjarbaru 28 kasus HIV dan 10 kasus AIDS. Kota Banjarmasin 21 kasus HIV dan kasus AIDS 18 kasus. Untuk kasus AIDS, Kota Banjarmasin menempati urutan tertinggi, yakni 18 kasus. Yang patut diapresiasi karena tidak adanya kasus HIV maupun AIDS adalah Kabupaten Tanahlaut dan Balangan.

Data pada Dinas Kesehatan Kalsel (2009), secara nasional total penderita AIDS di Kalsel berada di urutan 25 dari 33 provinsi. Saat ini jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia sebanyak 17.207 orang.

Konsep ABC

Dalam upaya penanggulangan AIDS/HIV yang penyebarannya sangat cepat, konsep ABC dianggap cukup efektif. A (abstinence atau pemantangan), artinya adalah memilih untuk tidak melakukan kontak seksual, khususnya bila belum menikah, karena kontak seksual sebelum nikah adalah zina dan dilarang oleh agama.

Kemudian memilih untuk setia dalam melakukan kontak seksual, hanya dengan satu pasangan, dengan istri atau suami saja be faithful (saling percaya) disingkat B. Dan C berarti condom use. Maksudnya, bagi mereka yang belum menikah hendaklah melakukan pemantangan khususnya dalam hubungan seks bebas.

Bagi yang sudah menikah perlu ada rasa saling percaya dan tidak usah ragu menggunakan kondom, karena kondom akan melindungi perempuan dari penularan AIDS. Tentunya, bukan kemudian melegalkan seks bebas. Konsep A berarti remaja yang belum menikah harus berani berpantang melakukan hubungan seksual, apalagi yang tidak aman. Jika tidak bersedia mengikuti konsep ABC, maka bersiaplah memasuki D atau death.

Selain konsep ABC, ada cara paling efektif untuk mengatasi epidemi HIV/AIDS, yaitu melalui pendekatan dari segi agama dan budaya. Dibutuhkan peran tokoh agama agar masyarakat tidak berani bersentuhan dengan penyebab HIV/AIDS. Selain itu, peran aktif masyarakat sipil dan media makin ditingkatkan.
 
Dengan demikian, akan terwujud program pengendalian HIV/AIDS yang terpadu dan komprehensif, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Sudah saatnya pemerintah dan masyarakat bangun dari ‘mimpi panjang’ untuk membangun kewaspadaan epidemi HIV/AIDS, jika tidak ingin terlambat.
 
source: http://ruanghati.com/2010/12/01/saat-maut-menjemput-penderita-hiv-jelang-hari-aids-1-desember/