Waspadalah anda dengan penyakit menular seksual, atau yang juga dikenal dengan singkatan (PMS). Banyak jenis PMS yang diidap oleh orang, termasuk salah satunya adalah penyakit bernama Chlamidia. Penyakit yang termasuk dalam nonspesifik uretritis ini mempunyai karakteristik yang hampir sama dengan Gonorrhoea, termasuk juga salah satu PMS. Hanya saja, biang keladi penyakit Chlamidia ini adalah bersumber dari bakteri bernama Chlamidia Trachomatis yang bisa menyerang saluran kencing (urethra). Data terakhir tahun 1995 menunjukkan 54,000 orang telah tertular penyakit ini. Kasus terbesar terjadi di Inggris.
Cara penularannya
Biasanya melalui kontak seksual seperti vaginal dan seks oral. Namun anda juga bisa tertular melalui body contact dengan penderita, kendati anda hanya sekedar menggesekkan alat genital anda diatas genital perempuan, sudah cukup membuat anda tertular. Penyakit ini bisa disebabkan oleh saluran kencing yang infeksi, dan bisa menularkan pula kepada orang lain.
Gejala yang timbul
Penderita baru akan merasakan gejalanya 7-21 hari setelah tertular. Alat kelamin akan megalami peradangan, kemudian anda akan merasakan penis seperti tersengat ratusan lebah saat buang air kecil. Lalu akan keluar cairan encer berwarna bening, terkadang kekuningan, keluar dari saluran kencing. Gejala lebih lanjut bisa diikuti dengan keluarnya darah.
Pengobatan
Pada 7-14 hari pertama, anda akan diberikan pengobatan dengan tablet antibiotic (biasanya erythromycin atau oxytetracycline). Namun sekitar 1 dari 10 penderita biasanya tidak dapat tertolong dengan cara ini. Jika ini terjdi, anda akan diberikan dua jeni antibiotic yang belum pernah anda minum pada pengobatan pertama. Bila masih belum berhasil, prostat anda akan diperiksa untuk mengetahui apakah telah terinfeksi pada daerah itu agar bisa ditangani lebih lanjut.
Yang harus dilakukan
Habiskan obat yang dberikan oleh dokter. Bila anda berhenti setelah gejala mulai menghilang, padahal obat belum habis, kemungkinan besar masih ada bakteri yang tertinggal dan anda dapat terinfeksi lagi. Kembalilah ke dokter untuk check-up apakah anda sudah terbebas dari bakteri ini. Ajak pula pasangan anda utuk memeriksakan diri ke dokter dan mengikuti perawatan walaupun dia tidak menunjukkan gejala apapun. Siapa tahu dia telah tertular oleh anda dan akan menularkannya kembali pada anda.
Cara penularannya
Biasanya melalui kontak seksual seperti vaginal dan seks oral. Namun anda juga bisa tertular melalui body contact dengan penderita, kendati anda hanya sekedar menggesekkan alat genital anda diatas genital perempuan, sudah cukup membuat anda tertular. Penyakit ini bisa disebabkan oleh saluran kencing yang infeksi, dan bisa menularkan pula kepada orang lain.
Gejala yang timbul
Penderita baru akan merasakan gejalanya 7-21 hari setelah tertular. Alat kelamin akan megalami peradangan, kemudian anda akan merasakan penis seperti tersengat ratusan lebah saat buang air kecil. Lalu akan keluar cairan encer berwarna bening, terkadang kekuningan, keluar dari saluran kencing. Gejala lebih lanjut bisa diikuti dengan keluarnya darah.
Pengobatan
Pada 7-14 hari pertama, anda akan diberikan pengobatan dengan tablet antibiotic (biasanya erythromycin atau oxytetracycline). Namun sekitar 1 dari 10 penderita biasanya tidak dapat tertolong dengan cara ini. Jika ini terjdi, anda akan diberikan dua jeni antibiotic yang belum pernah anda minum pada pengobatan pertama. Bila masih belum berhasil, prostat anda akan diperiksa untuk mengetahui apakah telah terinfeksi pada daerah itu agar bisa ditangani lebih lanjut.
Yang harus dilakukan
Habiskan obat yang dberikan oleh dokter. Bila anda berhenti setelah gejala mulai menghilang, padahal obat belum habis, kemungkinan besar masih ada bakteri yang tertinggal dan anda dapat terinfeksi lagi. Kembalilah ke dokter untuk check-up apakah anda sudah terbebas dari bakteri ini. Ajak pula pasangan anda utuk memeriksakan diri ke dokter dan mengikuti perawatan walaupun dia tidak menunjukkan gejala apapun. Siapa tahu dia telah tertular oleh anda dan akan menularkannya kembali pada anda.
